Minggu, 06 Oktober 2019

eksistensi al quran diantara kitab-kitab samawi yang lain




EKSISTENSI AL QUR’AN DIANTARA KITAB-KITAB SAMAWI YANG LAIN

                Mempercayai atau iman kepada kitab-kitab allah adalah salah satu rukun iman, yang lebih tepatnya adalah rukun iman yang ke tiga dari eman rukun iman. Sedangkan pengertian dari kitab allah adalah  catatan-catatan yang difirmankan oleh Allah kepada para nabi dan rasul, yang mana kita sebagai umat  muslim harus mengimani dengan sepenuh hati.dan di sisi lain yang di maksud dengan kitab samawi adalah kitab suci yang diturunkan oleh Allah  SWT melalui perantara malaikat Jibril kepada Rasul-Nya untuk dijadikan sebagai pedoman hidup umatnya. Diantara banyaknya kitab samawi yang telah Allah turunkan sebagai pedoman hidup umat manusia dan berbagai ragam karateristik yang terkandung di dalamnya maka kita sebagai umat muslim wajib mengimani 4 kitab samawi, kitab-kitab tersebut adalah;
A.     Taurat
Taurat adalah kitab suci yang diturunkan kepada Nabi Musa As dengan berbahasa ibrani yang berisi syariat (hukum) dan kepercayaan dan turun kira-kira abad 12 SM. Nama lain Kitab Taurat adalah Perjanjian lama

Isi Kitab Taurat 
Isi Kitab Taurat adalah sepuluh perintah (ten commandents) yaitu:
1.Hormati dan cintai Allah satu saja
2.Sebutlah nama Allah dengan hormat
3.Kuduskanlah hari Tuhan (hari ke-7 atau hari Sabtu)
4.Hormatilah ibu dan bapakmu
5.Jangan membunuh
6.Jangan berbuat cabul
7.Jangan mencuri
8.Jangan berdusta
9.Jangan ingin berbuat cabul
10.Jangan ingin memiliki barang orang lain dengan cara yang tidak halal
B.      Zabur
Zabur adalah kitab suci yang  diturunkan kepada  Nabi Daud As dengan berbahasa Qibti yang berisi nyanyian (pujian) kepada Allah SWT dan turun kira-kira abad 10 SM.
Kitab Zabur tidak mengandung syariat karena diperintahkan untuk meneruskan syariat yang telah dibawa Nabi Musa As. Nama lain Kitab Zabur adalah Mazmur.

Isi kandungan Kitab Zabur 
Isi kandungan Kitab Zabur terdiri atas lima nyanyian yaitu:
1.Nyanyian untuk memuji Tuhan (liturgi)
2.Nyanyian perorangan sebagai ucapan syukur kepada Tuhan
3.Ratapan-ratapan jamaah
4.Ratapan dan doa individu
5.Nyanyian untuk raja

C.   Injil
Injil adalah  kitab suci yang diturunkan kepada Nabi Isa As dengan berbahasa suryani dan turun pada permulaan abad pertama masehi. Nama lain Kitab Injil adalah Perjanjian Baru.

Isi kandungan Kitab Injil
1.Perintah untuk kembali mengesakan Allah SWT
2.Membenarkan keberadaan kitab Taurat
3.Menghapus beberapa hukum  dalam kitab Taurat yang tidak lagi sesuai dengan perkembangan zaman
4.Menjelaskan bahwa kelak akan datang rasul setelah Nabi Isa As, yaitu Nabi Muhammad SAW

D.   Al qur’an
Al-Qur'an adalah kitab suci yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW dengan berbahasa arab dan turun pada abad ke-6 M.

Nama-nama lain Al-Qur'an:
1.Al-Kitab, artinya Al-Qur'an adalah firman Allah SWT yang dibukukan.
2.Al-Furqan, artinya Al-Qur'an sebagai pembeda yang benar (haq) dengan yang salah (bathil)
3.Adz-Dzikr, artinya Al-Qur'an sebagai pemberi peringatan adanya ancaman dan balasan.
4.Asy-Syifa, artinya Al-Qur'an sebagai penawar (obat penenang hati).
5.Al-Mau'idhah, artinya Al-Qur'an sebagai pemberi pelajaran/nasihat.
6.Al-Hukm, artinya Al-Qur'an sebagai kitab yang menjelaskan peraturan/hukum.
7.Al-Hikm ,artinya Al-Qur'an sebagai kitab yang penuh dengan kebijaksanaan (hikmah).
8.Al-Huda ,artinya Al-Qur'an sebagai pemberi petunjuk (pedoman hidup).
9.At-Tanzil ,artinya Al-Qur'an adalah kitab yang diturunkan oleh Allah SWT.
10.Ar-Rahmat ,artinya Al-Qur'an sebagai rahmat bagi orang-orang yang beriman.
11.Al-Bayan ,artinya Al-Qur'an sebagai kitab suci yang memberi keterangan (penjelasan) kepada umat manusia.
12.Al-Kalam ,artinya Al-Qur'an adalah firman Allah SWT.

            Disini al-Qur'an adalah sebagai kitab suci agama Islam yang mana mereka
memercayai bahwa Al-Qur'an merupakan puncak dan penutup wahyu Allah yang hanya
diperuntukkan bagi manusia, yang disampaikan kepada Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi
wa sallam, melalui perantaraan Malaikat Jibril. Dan sebagai wahyu pertama yang diterima
oleh Rasulullah SAW adalah sebagaimana yang terdapat dalam surat Al-'Alaq ayat 1-5
  al quran diberikan kepada nabi muhammad saw,  sebagai penyempurna kitab sebelumnya dari awal mula al Qur'an diturunkan sampai sekarang dan seterusnya akan selalu terjaga keaslianya.dan juga allah menjamin kitab suci al quran akan selalu terjaga keaslianya. Hubungan dengan kitab-kitab lain
Berkaitan dengan adanya kitab-kitab yang dipercayai diturunkan kepada nabi-nabi sebelum Muhammad SAW dalam agama Islam (Taurat, Zabur, Injil, lembaran Ibrahim), Al-Qur'an dalam beberapa ayatnya menegaskan posisinya terhadap kitab-kitab tersebut. Berikut adalah pernyataan Al-Qur'an yang tentunya menjadi doktrin bagi ummat Islam mengenai hubungan Al-Qur'an dengan kitab-kitabtersebut:

Bahwa Al-Qur'an menuntut kepercayaan ummat Islam terhadap eksistensi kitab-kitab
tersebut.
وَالَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ وَبِالْآخِرَةِ هُمْ يُوقِنُونَ

Terjemah Arti: Dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al Quran) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat.



Bahwa Al-Qur'an diposisikan sebagai pembenar dan batu ujian (verifikator) bagi kitab-kitab
sebelumnya.
وَأَنْزَلْنَا إِلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ الْكِتَابِ وَمُهَيْمِنًا عَلَيْهِ ۖ فَاحْكُمْ بَيْنَهُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ ۖ وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَهُمْ عَمَّا جَاءَكَ مِنَ الْحَقِّ ۚ لِكُلٍّ جَعَلْنَا مِنْكُمْ شِرْعَةً وَمِنْهَاجًا ۚ وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ لَجَعَلَكُمْ أُمَّةً وَاحِدَةً وَلَٰكِنْ لِيَبْلُوَكُمْ فِي مَا آتَاكُمْ ۖ فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ ۚ إِلَى اللَّهِ مَرْجِعُكُمْ جَمِيعًا فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ

Terjemah Arti: Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat diantara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu,

Bahwa Al-Qur'an menjadi referensi untuk menghilangkan perselisihan pendapat antara
ummat-ummat rasul yang berbeda.
تَاللَّهِ لَقَدْ أَرْسَلْنَا إِلَىٰ أُمَمٍ مِنْ قَبْلِكَ فَزَيَّنَ لَهُمُ الشَّيْطَانُ أَعْمَالَهُمْ فَهُوَ وَلِيُّهُمُ الْيَوْمَ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

Terjemah Arti: Demi Allah, sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami kepada umat-umat sebelum kamu, tetapi syaitan menjadikan umat-umat itu memandang baik perbuatan mereka (yang buruk), maka syaitan menjadi pemimpin mereka di hari itu dan bagi mereka azab yang sangat pedih

#daftar Pustaka



#penulis artikel
Muhammad handri aris saputro
fak.Ushuluddin / prodi  IQT / sem1







Tidak ada komentar:

Posting Komentar